Turunkan Tiga Striker

Persibo Bojonegoro nanti sore mengawali debutnya di kompetisi Divisi Utama musim ini. Tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut bakal menjamu Persigo Gorontalo di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro.

Tak ada kata kalah bagi Persibo pada laga nanti. Selain berlaga di kandang sendiri, Victor da Silva dkk membutuhkan modal poin untuk mengarungi kompetisi. Strategi menyerang menjadi pilihan pelatih Sartono Anwar untuk bisa mengamankan tiga poin di kandang. ”Kami full team. Hanya Aris (stoper Aris Tuansyah) yang masih cedera,” katanya.

Sartono berjanji bakal memasang tiga striker sekaligus pada laga itu. Mereka adalah Abel Cielow Quioh, Perry S. Kole, dan M. Irfan. Victor da Silva bakal ditugasi untuk menggalang lini belakang. ”Karena main di kandang, tentu kami harus menang,” tegasnya.

Dalam latihan kemarin pagi (28/11), Sartono memeragakan lebih banyak pola permainan yang diinginkannya. Jadi, dia tidak hanya mempraktikkan teori penyerangan. ”Ingat, lihat lawan. Jangan sampai bertukar saat menjaga pemain. Itu bisa bahaya,” pesan mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.

Pada akhir latihan, Sartono menjajal kemampuan pemain dalam mengeksekusi bola mati. Empat pemain diproyeksikan menjadi algojo. Mereka adalah Victor da Silva, Abel Cielow, Perry S. Kole.

Menurut Sartono, kemenangan di kandang sore nanti akan menjadi modal berharga bagi timnya saat melawat ke kandang Persipro Probolinggo dan PSBI Blitar. ”Saya meminta anak-anak bermain lepas. Jangan demam panggung,” tuturnya.

Dia khawatir, anak asuhnya akan tampil penuh tekanan karena dituntut harus menang. Apalagi, rekor pertemuan dengan Persigo kurang menguntungkan bagi tim kebanggaan warga Kota Ledre tersebut.

Musim lalu, Persibo dua kali dipecundangi Persigo. Saat berlaga sebagai tim musafir di kandang Gelora Delta, Sidoarjo, Persibo harus menelan kekalahan dua gol tanpa balas. Saat melakoni laga away, Persibo kebobolan lebih banyak lagi, tiga gol. ”Intinya, pemain jangan terbebani,” uajrnya.

Sartono berharap, anak asuhnya bermain maksimal dan tidak ragu-ragu. Dia juga berharap Boromania dan pendukung Persibo lainnya memberikan support penuh.

Sementara itu, pelatih Persigo M. Khaidir memilih tak sesumbar saat menghadapi laga tersebut. Menurut dia, Persibo merupakan tim yang kuat. Karena itu, hasil seri menjadi target yang realistis bagi timnya.”Tapi, kalau bisa menang, tentu akan kami ambil,” katanya. Mantan pelatih PSMS tersebut enggan menjelaskan strategi yang bakal digunakan untuk meredam Persibo. Alasannya, semua bergantung situasi di lapangan. (ade/ko)