Uci Tak Dipecat, Boromania Ancam Demo

Diharapkan bangkit dari keterpurukan dan mendapatkan sokongan penuh dari Boromania yang hadir di Gelora Delta Sidoarjo, Persibo Bojonegoro malah dipencundangi tamunya Persigo Gorontalo dengan skor 0-2 (0-0) kemarin petang (12/10).

Hasil buruk ini semakin menambah panjang daftar belum sekalipun tim kebanggaan Kota Ledre tersebut memetik poin penuh dalam laga kandangnya. Kekalahan ini juga membuat kesabaran Boromania, elemen pendukung Persibo, mulai habis.

Mereka menuntut pihak manajemen memecat Pelatih Persibo Sanusi Rahman (Ucik) dari kursi arsitek tim berkostum oranye tersebut. “Cukup sudah waktu yang kita berikan (kepada pelatih) untuk menujukkan kemampuan meracik pemain,” tandas Yayak, salah satu pentolan Boromania.

Dia dan teman-temannya sangat kecewa melihat penampilan Persibo. Apalagi, kemarin seribu lebih Boromania hadir di Gelora Delta. Menurut Yayak, jika pelatih tidak segera diganti, Persibo akan menghadapi masalah besar. Yakni, terdegradasi ke Divisi I. “Kita kan sudah susah payah naik ke Divisi Utama,” ujarnya.

Boromania juga menuntut pemain Persibo bersikap profesional. Paling tidak, pemain ikut bertanggung jawab atas kekalahan ini. “Jadi jangan berpikir kalah menang tetap gajian, tapi tanggung jawabnya juga,” kecamnya. Apalagi, secara umum hak pemain sudah diberikan. Sehingga, tak ada alasan lagi pemain menuntut hal lain yang di luar hak mereka sendiri.

Tuntutan pergantian pelatih sebenarnya muncul saat Persibo dikalahkan Persibom Bolaang Mangonduw (0-1) pada Rabu (8/10). Dengan kekalahan kemarin, desakan pecat pelatih kian kencang. “Prinsip kami tidak ingin membuat rusuh. Tapi, jika (pelatih) tidak dipecat, kami akan demo. Manajemen harus memperhatikan ini,” tegasnya.

Sementara itu, dalam laga kemarin Persibo menurunkan hampir seluruh pemain andalannya. Bahkan, di babak pertama mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang. Di antaranya, melalui kaki Varney Pas Boakay, Abel C. Quioh, dan Nurhidayat. Tapi tak ada yang berbuah gol.

Babak kedua baru berjalan empat menit, sebuah serangan balik dari Zulham Zamrun berhasil membobol gawang Persibo yang dijaga Dwi Adi Nugrahananta. Meski tertinggal 0-1, Persibo terus berusaha menyamakan kedudukan. Alih-alih berhasil menyamakan kedudukan, Persibo malah kebobolan lagi melalui kaki pemain pengganti Syla Dauda pada menit ke-85. Kendati terus tampil menyerang, sampai berakhirnya pertandingan Persigo tetap unggul 2-0. (ade)
(Sumber : Radar Bojonegoro)

14 Responses to “Uci Tak Dipecat, Boromania Ancam Demo”

  1. rejz.boromania.ngalamraya
    October 13, 2008 at 7:39 am #

    gak usah kesuwen ngenteni lawan GU, saiki ae pecaten UCI!!!!! tiwas ngentek2i duwik gae mbayar gajine!!! ayo cepet pecaten UCI!!!

    [Reply]

  2. ArIe pAtJoeL
    October 13, 2008 at 8:17 am #

    Tiwas ngenteni musuh GU,ntr mlh klh lg…
    Isin maneh lak’an…
    Apa prlu d latih bapakq maradona???kq nyri pelatih bgs g bs2…
    D sabar2i,tp kq yo nok ati loro…
    Iyo opo gak???

    [Reply]

  3. dons
    October 13, 2008 at 8:38 am #

    mendung diatas bumi angling darmo…………

    [Reply]

  4. elroiz
    October 13, 2008 at 10:55 am #

    g sah ngenteni lwn gu ayo boromania satukan tekad buat bangun balik gengsi persibo

    [Reply]

  5. fanzboromania
    October 13, 2008 at 12:24 pm #

    http://fanzboromania.wordpress.com/
    katanya pembunuh raksasa tapi kok malah dibunuh si kerdil, apa sudah pensiun jadi pembunuh raksasa atau udah ga kuat nanggung beban. saya sebagai pendukung setia PERSIBO yang tinggal di luar bojonegoro (tepatnya dipasuruan) merasa sedih the giant killer ku mati terbunuh oleh si kerdil.

    dalam hati saya bertanya apakah gerangan yang membuat pembunuh raksasa ku mati mungkinkah tubuhnya banyak penyakit atau yang punya ogah memberi makan atau boleh jadi yang merawat tidak bisa alias pelatihnya ga tahu ngerawat pemain, ngritik ga papa kan dikit kok. karakter permainan Persibo bojonegoro sudah tidak seperti dulu lagi. permainan yang mengandalkan kolektifitas hampir hilang padahal itu adalah senjata pembunuh raksasa.

    mari kita cari solusi atas mundurnya reputasi tim persibo semua elemen jangan di pengaruhi oleh rasa emosi, sebab buah pikiran emosi tidak akan menghasilkan solusi yang tepat.

    mungkin saja tim kita ini udah kangen rumahnya setelah sekian lama berada dipengungsian, eh namanya dirumah orang meskipun kondisi enak tetap merasa tidak enak, coba kita kalau menginap dirumah orang kalao lama-lama juga ga enak kan.

    kamis nanti jangan sampai persibo kalah ama gresik united oyiiii…..

    [Reply]

  6. Craig
    October 13, 2008 at 1:43 pm #

    Lihatlah.
    Dari 8x main,persibo ada d urutan ke-3 dr BAWAH…
    Keputusan manajemen lagi2 MEMBINGUNGKAN!
    Setelah qt kehilangan gusnul,-mau ga mau,manajemen jg HARUS brtanggung jwb-.
    Qt malah dapat pelatih yg GAK taw cr melatih!!yg cm taw cara MENGKAMBINGHITAMKAN wasit.
    Dapat kucuran dana koq malah LOYO.
    Boromania d luar kota,bnyk yg jd sasaran ejekan suporter lain,dan tidak bisa lagi berbangga hati.
    Evaluasi dr manajemen cuma OMONG KOSONG.
    Udah jelas&logis,pihak yg kalah,srg menjelek2kn keputusan pihak ke-3..meskipun tahu bahwa it adalah perbuatan PENGECUT!
    Mari,boromania.. Singkirkan seluruh Pengecut dr seluruh tubuh persibo,dr puncak,hingga akar2na…
    Bangkitlah Persibo!
    Jika sampai,manajemen masih memakai uci,dan kalah lawan G.U..
    Terbukti…siapa yg sbnarna HARUS… DiSALAHKAN!!!

    [Reply]

  7. Ayiep
    October 13, 2008 at 3:38 pm #

    Uci pelatih ecek2..sanguni 100 ewu ae ben muleh gresik..
    Ngrusuhi bojonegoro thok.

    [Reply]

  8. aspaxx
    October 13, 2008 at 3:49 pm #

    ayo ndang gage pecat snusi”UCI”rahman.. pelatih opo ngno kwi???!!! Mundur wae ci Uci…

    [Reply]

  9. Unad
    October 13, 2008 at 6:15 pm #

    bener mas ayiep ayok cmw kalangan seng seneng persibo jo podo emosì mari kita satukan pikiran buat nyelesaikan problem2 ditubuh persibo,buat varney dkk..ayo smangat kalian dgaji dr uang rakyt,bktkn klw kalian brjiwa angling darmo,bwt pengurus ayo evaluasi,pemkab nek persibo prestasi melu ngaku2 nduwe,nek lagi ngene ayo jo cul tangan..stadione ndang dibangun..boromania ayo bangkit

    [Reply]

  10. Andie2 lumut
    October 13, 2008 at 9:56 pm #

    Ati2 jangan2x ini POLITIK krja sama dg manajemen persibo untk mnghambt lngkah persibo k divisi brikutx..
    (klo persibo msk ISL ato te2p d divisi utama khan mghabiskan ABPD,ksh ja persibo d divisi1 yg murah anggaran ABPD)buktinya manajemen blm buang sanusi smpe skrng n msh nunggu lwn GU ngenteni kalah neh to py?Hgga persiboQ terdegradasi!Qt cm bs menangis tnpa air mata…

    [Reply]

  11. v.0.c community
    October 14, 2008 at 2:15 am #

    piye cah kok kalah trus….uci di buak ae……lek perlu gae pelatih lokalan ae……………………….buat para boromania mari kita rapatkan barisan tuk slalu dukung persibo….kalah menang itulah permainan,tp lek kalah terus yo kebacUt……………………..

    [Reply]

  12. v.0.c community
    October 14, 2008 at 2:18 am #

    oyo……….AYO NDUNGO BARENG2 cek,e PERSIBO gak DEGRADASI….amin…amin…amin………….yo ayo ayo persibo….kuingin kita harus menang…..yo ayo ayo ayooo…………. yo ayo ayo persibo kuingin kita harus menang………………………………………..

    [Reply]

  13. dons
    October 14, 2008 at 11:00 am #

    kalem coy , masih ada waktu utk berbangkit. segera cari solusi yang cepat tapi tepat , evaluasi yang mendalam. Pergantian pelatih memang yang paling utama. Pemain hebat pun kalau pelatihnya gak qualified dan ber wibawa , pemain pun jadi kurang termotivasi.
    Kalau ganti pelatih misalnya , segera siapkan penggantinya yang harus lebih bagus dari yang diganti, bukan sebaliknya. dan usahakan secepatnya harus in dengan para pemain. Tidak ada kata penjajakan. Kompetisi lagi membara nih coy ….

    [Reply]

  14. aanzp
    October 14, 2008 at 3:49 pm #

    sanusi pecat wae.jancok sanusi

    [Reply]

Leave a Reply