Urusan Pemain, Persibo Tertinggal

Diabandingkan dengan klub-klub yang berlaga di Liga Primer Indonesia lainnya, Persibo Bojonegoro terbilang ketinggalan untuk urusan pemain.

Buktinya, PSM Makassar diperkuat mantan pemain Ajax Amsterdam, richard Knoper. Sedangkan Bandung FC yang baru saja dikalahkan Persibo dikandangnya, kiniĀ  diperkuat mantan pemain Aston Villa, Lee Hendrie. Sementara MAnado United diperkuat mantan pemain timnas Brazil, Amaral. Semarang United diperkuat mantan pemain Manchester United U-18, Amantio Fortes, dan Jakarta 1928 diperkuat Younghusband bersaudara, jebolan akademi Chelsea yang memperkuat timnas Filipina. Belum lagi sejumlah nama beken pelatih dari luar negeri yang menangani tim LPI. “Kami mempunyai kendala infrastruktur,” kata CEO PT Pengelola Persibo Indonesia, Widyawan Ferrianto Kodrat.

Ferry, sapaan akrabnya menjelaskan, meski telah ada kesepakatan harga dengan merquee player namun mereka terkendala infrastruktur. Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya melalui konsorsium LPI telah sepakat dengan mantan striker Belanda, Patrick Kluivert. Namun, kendalanya adalah permintaan fasilitas berupa rumah lengkap dengan kolam renang serta penjagaan 24 jam. “Ini yang di Bojonegoro tidak ada,” ujarnya.

Mantan pemain timnas Brazil, Amaral juga pernah dikabarkan bakal bergabung Persibo sebelumnya, akhirnya bergabung ke Manado United. Saat itu, kata dia, Amaral meminta apartemen untuk tempat tinggalnya. Striker Timnas Malaysia, M. Safee Sali kabarnya juga sempat di dekati. Namun top skor Piala AFF itu lebih memlilih klub lainnya meskipun pihaknya menawarkan harga yang sama ” Dia bertanya mall yang paling dekat dengan Bojonegoro karena dia mau bawa keluarganya,” kata Ferry.

Meski demikian, pihaknya masih berusaha mendatangkan pemain sebagai marquee player. Menurut Ferry, tentunya pemain yang bersangkutan harus diberitahu kondisi Bojonegoro saat ini. “Kami tetap berusaha. Tapi nggak mungkin kita bangun sesuatu hanya untuk satu pemain terlalu high cost,” tegasnya.

Namun, dengan kondisi skuad yang ada saat ini, dia tetap optimis tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini bisa berbicara banyak di ajang LPI. Menurut Ferry, dengan kondisi yang serba minimal inilah dia berharap Persibo bisa berprestasi maksimal. “Kita bisa memilih menjadi produsen atlet sepak bola dengan pembinaan yang sudah berjalan baik di Bojonegoro, ” tuturnya. (rdr)