Usulkan Pemindahan Laga Hukuman

Persibo BojonegoroMeski laga hukuman melawan Perseman Manokwari baru berlangsung pada 6 Mei mendatang, Panpel Persibo Bojonegoro sudah siaga. Mereka mempertimbangkan untuk menyelenggarakan pertandingan Divisi Utama Liga Indonesia itu di luar Bojonegoro.

”Alasan utamanya adalah faktor keamanan,” kata Ketua Panpel Persibo Hendy K. kepada Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group) kemarin (23/3).

Meski baru sebatas wacana, hal itu lebih masuk akal agar keamanan bisa terjaga dengan baik. Sebab, lanjut Danramil Balen, Bojonegoro, itu, meski diadakan tanpa penonton, tidak ada jaminan bahwa tidak ada suporter yang datang ke Stadion Letjen H Soedirman. ”Nah, karena tak bisa menyaksikan pertandingan itulah, ada potensi timbul kerawanan keamanan,” kata dia.

Jika keamanan memang sangat rawan, stadion di luar kota menjadi alternatif. Dia mengatakan, stadion yang dimaksud adalah Stadion Wilis, Madiun, atau Gelora Delta, Sidoarjo.”Tapi, sekali lagi ini belum keputusan final,” tegasnya.

Sementara itu, Abdul Cholik, asisten manajer Persibo bidang administrasi, menjelaskan bahwa pihaknya sampai kemarin belum menerima kabar tentang surat yang dikirimkan pihaknya beberapa waktu lalu terkait hukuman dari PSSI. ”Kami sedang menunggu surat balasan,” tegasnya.

Persibo berharap agar permohonan manajemen tim berjuluk Laskar Angling Darma itu bisa menjadi pertimbangan. Sehingga, kata dia, hukuman Persibo nanti bisa dikurangi. ”Kalau denda, nggak masalah. Tapi, kalau tanpa penonton, kami berharap agar itu bisa diringankan,” tegasnya

Seperti diketahui, pada 19 Maret lalu Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada Panpel Persibo berupa denda Rp 20 juta plus pertandingan tanpa penonton melawan Perseman. Hukuman itu dijatuhkan karena para pendukung Persibo melempari ofisial Persema pada 8 Maret lalu.(ade/jpnn/ko)