Wajib Menang!

Sore ini, Persibo Bojonegoro akan kembali melakoni laga kandang di Stadion Brawijaya Kediri. Tim kebangaan Kota Ledre itu akan menghadapi PSM Makassar yang baru saja mengalahkan Persijap Jepada di match day pertama ISL musim ini.

Dari data yang ada, kedua tim pernah bertemu dalam perebutan tempat ketiga Piala Gubernur Jatim beberapa tahun silam. Saat itu, PSM Makassar berhasil mengalahkan Persibo dengan skor 3-1 melalui pertandingan dramatis. Namun, catatan itu adalah beberapa tahun silam. Saat itu, Persibo masih di Divisi Utama. Sedangkan PSM Makassar adalah salah satu tim kuat di Superliga.

Tapi kini kondisinya berbeda karena kedua tim sudah berada di kasta yang sama, Superliga! So, duel tersebut dipastikan berlangsung menarik. Persibo yang dalam laga pertamanya ditahan imbang 1-1 oleh Persiba Balikpapan, kali ini dipastikan ngotot untuk mengamankan poin penuh. Sebaliknya, PSM Makassar yang kini dilatih mantan allenatore Arema, Robert Rene Albert juga berusaha mempertahankan tren positif setelah pada laga perdana mempermalukan tuan rumah Persijap Jepara.

Pelatih Persibo Sartono Anwar mengisyaratkan bakal menurunkan komposisi pemain yang tak jauh beda dengan saat menghadapi Persiba Minggu (26/9) lalu. “Kalau pemain yang saya pasang nggak jauh beda dengan saat menjamu Persiba,” kata Sartono.

Eduardo Bizarro, palang pintu Persibo diharapkan mampu menghambat laju barisan depan PSM yang digalang striker berpengalaman Andi Oddang. Sementara, Samsul Arif tetap dipercaya menjadi bomber utama. Dia berharap pemain asli Bojonegoro itu kembali mencetak gol untuk memberikan kemenangan tim berjuluk Laskar Angling Dharma.

Mantan pelatih Persedikab Kabupaten Kediri itu optimistis timnya akan mampu meraih kemenangan dalam laga sore nanti. Menurut Sartono, dia sudah berpesan kepada anak asuhnya untuk bisa menjaga emosi. Sebab, dirinya berharap timnya tak terpancing permainan PSM Makassar. “Kalau kita bermain dengan pola yang selama ini kita pakai, pasti bisa memang kok,” tuturnya.

Yang jelas, dia tidak akan menginstruksi penjagaan satu dua pemain lawan yang dianggap berbahaya. Sebab, menurut dia, semua pemain PSM Makassar adalah pemain bagus dan harus dijaga semua. “Kita lihat saja besok(hari ini) strategi apa yang saya terapkan,” imbuhnya. (ade/wid/jpnn)