Wajib Menang

Persibo Bojonegoro pantang kehilangan poin di kan­dang. Untuk itu, saat menjamu Per­siku Kudus (4/1) dan PSIR Rembang (7/1), anak asuh Sartono Anwar ter­sebut harus bisa memetik kemenangan. ”Enam poin adalah wajib,” tegas Manajer Persibo Letkol (Inf) Taufik Risnendar kepada Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group) kemarin (2/1).
Menurut dia, dengan bermain di kandang sendiri, tidak ada alasan untuk tidak menang. Soal berapa gol, Taufik tidak memberi patokan. Menurut dia, yang penting adalah me­nang dulu. ”Baru setelah itu berpikir berapa gol, tapi harus aman dulu,” jelasnya.

Kemenangan dalam dua laga kan­dang terakhir tersebut memang sangat dibutuhkan tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu. Sebab, enam poin tambahan bakal menjaga peluang Persibo untuk lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan.

”Kalau sampai gagal (merebut) enam poin, habis sudah peluang kami ke ISL,” kata pria yang juga Dandim 0813 Bojonegoro itu.

Taufik pun telah menginstruksi Aris Tuansyah dkk untuk tidak meremehkan lawan. Sebab, secara materi, Persiku maupun PSIR lebih baik daripada Persibo. ”Kalau sampai meremehkan, akan menjadi bumerang bagi Persibo sendiri,” ucapnya.

Dia kemudian menuturkan, kega­galan tur di Papua memperberat peluang Persibo untuk menembus ISL. Meski begitu, peluang untuk lolos ke kasta tertinggi sepak bola nasional tersebut masih terbuka. ”Kompetisi kan belum separo jalan. Jadi, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Tapi, syaratnya, lawan Persiku dan PSIR harus menang,” tegasnya.

Sore kemarin, Persibo menjalani latihan rutin di Stadion Letjen H. Soedir­man, Bojonegoro. Latihan dipimpin lang­sung oleh pelatih Sartono Anwar yang didampingi dua asisten pelatih, Bambang Pramuji dan Alan Haviludin. Sementara itu, tim tamu Persiku Kudus sudah memastikan tak menjajal la­pangan Stadion Letjen H. Soedirman.

”Mereka sudah konfirmasi nggak akan menjajal lapangan,” kata peng­­hu­bung Persiku Arif Sugijanto.

Dia sudah menerima telepon mengenai kepastian tersebut dari pimpinan rombongan Persiku. Alasannya, baru malam ini, tim asal Kota Kretek itu dijadwalkan tiba di Bojonegoro. Rombongan Persiku bakal menginap di Hotel Wisma Djaja.

”Yang jelas, panpel telah menawarkan serta memberikan jadwal menjajal lapangan. Karena tidak dimanfatkan, itu menjadi hak tim tamu sendiri. Jadi kewajiban panpel sendiri gugur,” terang dia.