Wasit Berulah (Lagi)

Prediksi manajemen Persibo Bojonegoro kalau wasit akan menjadi biang kerok pertandingan benar-benar terbukti. Sejak menit pertama hingga puncaknya menjelang pertengahan babak kedua, kepemimpinan wasit benar-benar dicerca oleh hampir seluruh penonton yang ada di stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Manajer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar, kepada beritajatim.com, Kamis (20/5/2010) seusai pertandingan mengatakan, jika kepemimpinan wasit memang sangat buruk. “Kami sudah memprediksi sebelumnya, kalau wasit akan menggunakan segala cara untuk menjungkirkan Laskar Angling Dharma,” kata Taufiq.

Tetapi, semuanya bisa dipresiksi dan para pemain sudah menyadarinya. Semuanya telah mengakui, kalau kerusuhan yang ada dipicu oleh kepemimpinan yang berat sebelah. “Bisa dilihat sendiri, gol kedua Persibo yang sangat bersih dengan skema permainan yang luar biasa dianulir,” lanjutnya.

Tak hanya itu saja, beberapa kali offside yang diberikan juga patut dipertanyakan. Karena, banyak pemain Persidafon Defonsoro yang masih berada dibelakang, tetapi wasit tetap mengangkat bendera. “Kami bersyukur, semuanya bisa dilalui dengan baik dan Persibo bisa memenangkan pertandingan,” tambah Taufiq.

Manajemen sangat berterimakasih dengan penampilan pemain yang sangat luar biasa. Sebab, dengan tekanan yang berat dari wasit, mereka masih tetap bisa bermain normal. “Sedikit kericuhan yang terjadi dibabak kedua itu juga karena wasit sangat tidak berpihak pada fair play,” sambungnya.

Bagaimana tidak, penalti yang diberikan oleh wasit kepada Uston Nawawi dkk sangat tidak masuk akal. Sebab, bersamaan dengan pemain belakang Persibo mengheading bola, ada pemain lawan yang jatuh. “Masak itu penalti. Makanya para pemain protes dan sempat mengejar wasit. Kalau wasitnya baik, jelas itu tidak masalah,” terangnya.

Pria yang juga Dandim Bojonegoro itu menegaskan, jika kemenangan harus disyukuri oleh semua pihak. Sebab, dari group B, Persibo yang pertama kali lolos ke semifinal. “Melihat pertandingan, memang Persibo sangat layak lolos ke babak selanjutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, jeleknya kepemimpinan wasit membuat ribuan supporter fanatik Persibo, Boromania, yang berada dibelakang permainan Persidafon terpancing dan sempat menimbulkan sedikit keributan. (dul/kun/beritajatim.com)