Wawan Dicoret, Dwi Masih Bertahan

Wawan Haryono akhirnya tercoret dari daftar seleksi pemain Persibo Bojonegoro. Mantan penjaga gawang Persibo yang musim lalu memperkuat Gresik United itu dinyatakan kalah bersaing.

“Dia (Wawan) dipulangkan bersama penjaga gawang Persis Solok Robby Kurniadi,” kata asisten pelatih Persibo Bambang Pramuji.

Menurut dia, Wawan masih kalah kualitas dengan Dwi Kuswanto yang notabene juga mantan penjaga gawang Gresik United. Serta mantan penjaga gawang Persisam Samarinda Muji Slamet. “Dua kiper itu untuk sementara masih bertahan,” imbuhnya.

Namun, persaingan penjaga gawang diperkirakan masih berlangsung ketat. Sebab, hari ini mantan penjaga gawang Persid Jember Dian Ananta juga dikabarkan mengikuti seleksi di Persibo. Sekretaris Tim Persibo Abdul Cholik menyatakan, sampai saat ini pihaknya belum menambah pemain. “Kami belum diberi rekomendasi pemain lanjutan oleh pelatih,” katanya.

Pada latihan kemarin sore di Stadion Letjend H. Soedirman, Persibo kembali kedatangan pemain asing. Dia bernama Charles Uchenna. Pemain berposisi libero asal Nigeria itu, terakhir kali merumput bersama Perseman Manokwari. Dengan demikian, sudah dua pemain asal Afrika yang mengadu nasib di tim kebanggaan warga Kota Ledre ini. Sebab, Selasa lalu Moussa Keita, pemain yang bisa menempati gelandang dan striker asal Guinea, juga mengikuti seleksi di Persibo.

Menurut Cholik, saat ini pelatih Gusnul Yakin masih terus memantau kemampuan para pemain seleksi. “Kalau pemain asing kita kan harus berhati-hati. Sebab, stok pemain asing di Indonesia kan juga melimpah,” katanya.

Sore ini uji Coba

Agar kemampuan pemain bisa dilihat secara lebih maksimal, Persibo sore ini berencana menggelar pertandingan uji coba. Pasukan Gusnul Yakin itu bakal dijajal kemampuannya melawan klub lokal asal Lamongan, PS Fajar.

Gusnul menjelaskan, dirinya telah mendapatkan kepastian dari pengurus PS Fajar untuk berlatih tanding. “Kalau saya boleh menyebut, ini bukan uji coba. Tapi, lebih sebagai variasi seleksi tim,” katanya.

Menurut dia, pemain yang lama mengikuti seleksi akan merasa jenuh. Karena itu, diperlukan variasi latihan agar mereka tetap bersemangat mengikuti seleksi. “Caranya ya mengajak latih tanding,” imbuhnya.

Karena hanya merupakan variasi latihan, pelatih asal Malang ini tidak terlalu mementingkan skor akhir pertandingan. “Tujuan saya hanya ingin mengetahui kemampuan para pemain yang saya seleksi, itu saja,” tuturnya. (ade)
(sumber : Radar Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply