Workshop Pelatih-Pengurus Kamis Depan

Persibo BojonegoroPengcab PSSI Bojonegoro mengonkritkan rencana menggelar workshop pelatih-pengurus klub internal Persibo Bojonegoro. Jika tidak ada perubahan, workhshop itu bakal di gelar Kamis (15/1) bertempat di mess Persibo Jalan Untung Suropati, Bojonegoro.

Sekretaris pengcab PSSI Bojonegoro Gatut Amansari mengatakan, workshop itu merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas kompetisi klub internal. “Kami juga meminta kepada masing-masing divisi untuk menyusun program untuk dipaparkan dalam workshop itu,” ujar dia kepada Radar Bojonegoro kemarin (11/1).

Menurut dia, beberapa divisi itu antara lain divisi kompetisi, pembinaan dan perwasitan. Hal itu perlu dimatangkan lantaran peserta dalam workshop ini merupakan pelatih dan pengurus klub. Dengan demikian, hasil dari workshop itu dapat digunakan untukmenyongsong musim kompetisi 2009 ini.

Materi lainnya, lanjut dia, yakni terkait tugas pelatih dan pengurus klub. Baik di dalam maupun di luar lapangan pertandingan. Sebab, ia menilai selama ini masih banyak tugas dan tanggung jawab antara pengurus dan pelatih yang tumpang tindih.

“Misalnya saja siapa yang berhak memberi instruksi kepada pemain saat di lapangan. Selama ini hal ini kurang diperhatikan,” katanya. “Juga, siapa dan berapa jumlah ofisial tim yang boleh duduk di bangku cadangan,” ujar dia lebih lanjut.

Dengan demikian, lanjut Gatut, bukan hanya teknik kepelatihan yang dapat ditingkatkan. Namun juga pengalaman untuk mengelola dan menggerakkan tim secara profesional. Sehingga, terjadi persamaan persepsi terkait aturan main pertandingan yang sebenarnya.

“Jika begitu, maka tidak akan ada lagi gontok-gontokan di pinggir lapangan. Sebab, semua sudah memahami tugas dan fungsi masing-masing. Muara dari ini semua adalah untuk menghasilkan pemain yang berkualitas, tentu juga melalui kompetisi yang berkualitas pula,” ujar pelatih PS Bintang Sembilan ini.

Menurut Gatut, workshop ini bakal melibatkan sekitar 32 orang. Yakni, masing-masing delapan orang pelatih dari delapan klub utama dan delapan klub kelas I. Serta, masing-masing satu orang pengurus dari 16 klub yang berasal dari dua kelas itu. (dim)
(Sumber : Radar Bojonegoro)